Monday, October 18, 2010

Memilih Game Engine


Sebagai mahasiswa, tentunya kita tidak akan pernah terlepas dengan tugas dan project kuliah. Kali ini, project yang ingin saya ajukan adalah game 2D menggunakan java J2SE yang berbasis desktop. Setelah proposal diterima, dengan semangat 45 saya menggebu ingin segera menyelesaikan tugas saya. tapi kemudian saya sadar, membuat game di java tidak seperti membuat aplikasi desktop biasa. Untuk membuat game yang bagus, kita harus mampu mendesain skenario, kemudian menguasai beberapa hal yang harus ada dalam game seperti, sprite, collision detection, multithreading, event handler dan merender image menggunakan draw image di canvas, agar game kita tidak lancar dimainkan dan berkesan profesional.
Dari beberapa kebutuhan penguasaan materi tersebut, tidak salah kiranya bagi kita untuk memanfaatkan game engine sebagai library yang dapat kita gunakan untuk menyelesaikan game kita. Dalam pencarian tersebut, saya mencoba beberapa game engine yang tersedia dan akhirnya menemukan game engine yang lumayan bagus dan mudah untuk digunakan. Review ini, berdasarkan pengalaman saya dan menurut perspektif saya sendiri. Jadi bagi kalian yang kurang sependapat dengan tulisan ini dapat mencoba sendiri dirumah satu persatu, lalu mengcounter tulisan saya. Saya dengan senang hati menerimanya .
Baiklah, penilaian game engine ini akan dibagai menurut kriteria sebagai berikut, dan saya harap ini akan membantu kalian memahami dari mana opini saya berasal, sehingga dapat menghemat waktu kalian, jika kalian ingin menjajal beberapa game engine bersama-sama.

  1. Engine untuk game 2D
  1. Mudah untuk digunakan
  1. Didokumentasikan dengan baik
  1. Terdapat komunitas yang aktif
  1. Murah, kalo bisa gratis
  1. Game yang dibangun dapat dimainkan
  1. Tersedia contoh source code untuk membangun game
  1. Portable
  1. X
  1. 0
  1. 0 (didokumentasikan namun )
  1. X
  1. X
  1. X
  1. 0 (mungkin tersedia disuatu tempat :D)

  1. X

  1. X
  1. 0
  1. 0
  1. X
  1. X
  1. X ( banyak game yang bisa dimainkan)
  1. X
  1. X
  1. X
  1. O
  1. O
  1. X
  1. X ($100, yang lumayan mewah untuk kelas mahasiswa)
  1. X
  1. X
  1. X
ini dia slick, game engine yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman java. Apalagi mendukung java 2D dan LWJGL (bagian dari open GL yang mendukung java). Slick memiliki forum yang lumayan aktif, dan mempunyai banyak dokumentasi yang dapat mendukung kita membuat game 2D. Senangnya lagi, slick juga menyediakan banyak open source yang dapat kita remake ulang. Komunitasnya juga banyak yang membuat extension untuk slick secara cuma2. Dan yang terpenting adalah slick tersedia gratis untuk anda. gue banget dah.
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
  1. X
Seperti ini kriteria yang saya maksud:
X = tersedia, 0 = tidak tersedia
Pygame
Framework pertama adalah pygame. game engine ini ditulis menggunakan bahasa python yang merupakan bahasa pemrograman yang sangat bagus. Bagi anda yang ingin mempelajari bahasa python, sangat tepat jika anda menggunakan game engine ini. Game yang tersedia diwebsitenya lumayan banyak namun menurut saya kurang bagus. terlebih lagi, bagi saya yang kali ini berfokus pada programan java, tentunya akan pass dulu menggunakan game engine ini.
sisi plus nya, pygame memiliki comunitas aktif yang cukup besar. Terdapat juga banyak update yang baru saja dirilis. Keuntungan lain adalah support bahasa yang berorientasi objek.Ini dia hasil dari penilaian saya…
Allegro
Selanjutnya, saya mengecek allegro library yand ditulis menggunakan bahasa C. C adalah bahasa pemrograman yang hebat, banyak game komersial profesional yang sukses ditulis menggunakan bahasa C. Selain itu, allegro juga didukung oleh forum yang cukup aktif dan tersedia contoh source code dalam bahasa C. Bagi anda yang ingin menggunakan C untuk membuat game. saya sarankan untuk mencoba allegro ini.
Torque adalah game engine komersial yang sangat populer dan mempunyai forum yang mendukung. Karena memang berbayar, torque memiliki package yang lengkap, diantaranya serperti componen fisika newton, collision detection, layer yang disupport dengan parallax scrolling dan banyak lagi yang lainnya. Sebenarnya jika punya uang saya ingin pake ini :D. Game framework ini juga terdapat IDE nya, tapi sulit sekali digunakan.
Terakhir tapi bukan terburuk. Adalah GTGE. game engine yang juga ditulis menggunakan bahasa pemrograman java dan mendukung LWJGL. GTGE mempunyai forum yang lumayan aktif dan kerennya lagi, administratornya berasal dari Indonesia. Banyak programmer game dari indonesia yang gabung di forum ini yang tentunya mereka akan dengan senang hati membantu kesulitan kita dalam membuat game 2D. Selain itu banyak game yang sudah bisa dimainkan dan disediakan juga open sourcenya.
GTGE ini dibangun agar kita dapat dengan mudah membuat game 2D, game engine ini berjalan dengan merender image dalam canvas dan tidak menyediakan ruang untuk frame. ini yang mungkin merupakan keuntungan sekaligus kelemahan dari game engine ini. bagi anda yang ingin membuat game 2D yang menyertakan import AWT/Swing, anda akan kesulitan menggunakannya. hal ini seperti yang sedang saya alami saat ini. game yang saya bangun adalah text-based game adventure yang membutuhkan jtextArea untuk menampilkan pesan. dan sampai sekarang belum bisa menemukan cara yang ampuh untuk menampilkannya menggunakan GTGE. Tapi untuk game yang berjenis RPG, ato adventure biasa yang banyak memanfaatkan sprite dan collision detection, saya rasa anda akan senang sekali menggunakan GTGE ini.
Baiklah, sudah saya sampaikan semuanya kepada anda. semua keputusan ada ditangan anda. Saya harap artikel ini dapat membantu anda menemukan game engine yang cocok. Dan akhirnya membuat game anda sendiri.



Facebook
Twitter
More...

0 comments:

Post a Comment